DPR: Listrik Aceh Baru 60 Persen, Menteri ESDM Diminta Tak Beri Data Keliru
Listrik Aceh Baru Pulih 60 Persen, DPR Kritik Laporan Menteri ESDM ke Presiden
Komunitas Pemuda Indonesia- DPR: Listrik Aceh Baru 60%, Jangan Bohongi Presiden, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, TA Khalid, mengkritik laporan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kepada Presiden Prabowo Subianto terkait pemulihan listrik usai banjir dan longsor di Aceh. Menurutnya, laporan yang disampaikan Bahlil tidak sesuai realitas dan berpotensi menghambat penanganan bencana.

Baca Juga : Harga Rp189 Jutaan, Mitsubishi Expander Mirip Pajero Sport
Hingga Selasa (9/12/2025), baru sekitar 60 persen jaringan listrik yang kembali menyala di 18 kabupaten/kota terdampak banjir dan longsor. Data tersebut berbeda jauh dari laporan Bahlil yang menyebut pemulihan listrik di Aceh telah mencapai 93 persen pada 7 Desember dan 97 persen pada 8 Desember 2025.
“Saya minta seluruh menteri melaporkan data yang benar kepada Presiden. Jangan bohongi Presiden, karena dari sanalah kebijakan untuk rakyat diambil,” ujar Khalid melalui sambungan telepon.

Ia menegaskan bahwa laporan keliru dapat berdampak langsung pada percepatan pemulihan dan mengakibatkan masyarakat semakin lama berada dalam kondisi darurat. Ketidaksesuaian data, kata Khalid, bisa menimbulkan miskomunikasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga warga.
Khalid juga memperingatkan bahwa ketidakakuratan data bisa berlanjut pada tahap penanganan berikutnya, termasuk pembangunan hunian sementara atau bantuan lain bagi korban bencana.


